Insiden BBC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengecam serangan terhadap wartawan sesudah seorang pendukungnya menyerang juru kameraBBC dalam pawai sang presiden di Texas.

Pernyataan yang diluncurkan Gedung Putih tidak merujuk insiden apapun secara spesifik.
Yang dilansir ialah presiden "mengecam seluruh aksi kekerasan terhadap pribadi atau kumpulan orang manapun tergolong awak pers".
Ditambahkan, "Kami meminta siapapun yang menghadiri suatu acara, melakukannya dengan sikap damai dan menghormati".
Pada Senin (11/2) masa-masa setempat, juru kamera BBC, Ron Skeans, didorong dan dimaki oleh seorang lelaki dalam pawai bertema Make America Great Again di El Paso, Texas.
Berdasarkan keterangan dari Skeans, lelaki tersebut mengerjakan "dorongan paling keras" sejumlah dua kali yang nyaris menjatuhkan dirinya dan kameranya.
Pria tersebut lalu dibekap oleh seorang blogger penyokong Trump.
Presiden Trump yang sedang sedang di podium menyaksikan kejadian itu.
Dia bertanya apakah semua wartawan dalam suasana baik, mengacungkan jempolnya, dan melanjutkan pidatonya sesudah Skeans pun memberi tanda jempol.
Wartawan BBC biro Washington, Eleanor Montague dan Gary O'Donoghue, sedang duduk di depan kamera saat insiden tersebut berlangsung.
Montague menuliskan pria penyerang tersebut telah menyerang wartawan lain, tetapi Skeans "kena akibat terburuknya".
Setelah kejadian tersebut, kesebelasan kampanye Trump berterima kasih untuk aparat ketenteraman yang menerbitkan pria itu.
"Seseorang yang tercebur argumentasi yang melibatkan jasmani dengan juru kamera berita sudah dikeluarkan dari pawai tadi malam. Kami mengapresiasi aksi sigap dari ketenteraman lokasi dan aparat penegak hukum," kata Michael Glassner, ketua penyelenggara Trump for President Inc.
Bagaimana sikapBBC?
Dalam surat untuk Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Sanders, editor BBC biro Amerika, Paul Danahar, meminta tata seperti keamanan untuk wartawan yang menghadiri pawai presiden ditinjau ulang.
Danahar menuliskan, "akses ke lokasi media tadi malam tidak dipantau dan tidak terdapat seorang aparat ketenteraman atau petugas ketenteraman yang menghentikan sang penyerang masuk lokasi dan mengintervensi saat dia mulai menyerang. Tak terdapat pula tindak lanjut sesudah insiden dengan sejawat kami."
Apa latar belakangnya?
Presiden Trump bertandang ke El Paso yang berbatasan dengan Meksiko, guna berkampanye tentang tembok perbatasan, topik kontroversial yang mengakibatkan penghentian operasional pemerintah terlama sepanjang sejarah AS.
Wartawan BBC yang muncul dalam acara tersebut, Eleanor Montague, mengadukan bahwa sebelum serangan terjadi, Presiden Trump mengucapkan untuk hadirin bahwa "berita bohong" dan media tidak mengabarkan dirinya dengan baik.
Pada Agustus 2018 lalu, semua pakar PBB memperingatkan bahwa perkataan-perkataan Trump "meningkatkan risiko semua wartawan disasar dengan kekerasan".
AG Sulzberger selaku penerbit New York Times mendesak Presiden Trump menghentikan perkataannya yang menyerang media.
No comments:
Post a Comment