Kampanye TKN - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin melibatkan Ketua MUI Bidang Ekonomi Lukmanul Hakim dalam safari politik di Aceh. Lukmanul mendapat tugas meluruskan hoax dan fitnah terhadap Jokowi.

"Jadi tugas yang saya dan anda lakukan kesatu ialah ingin menciptakan pesta demokrasi ini secara damai dan aman, tidak saling menuduh, dan tidak menebar hoax, khususnya kita bakal meluruskan sejumlah fitnah dan hoax yang khususnya mengarah pada Jokowi secara pribadi, Kiai Ma'ruf secara langsung, dan anda akan jajaki sampaikan kenyataan sesungguhnya," ujar Lukmanul di lokasi tinggal Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).
Lukman menyayangkan tidak sedikit fitnah yang diayunkan ke Jokowi. Apalagi, tambah dia, 20 persen masyarakat meyakini bahwa capres petahana tersebut nonmuslim.
"Kalau masalah anda agama Islam, agama Kristen, memang betul nggak terdapat masalah. Tapi ini Pak Jokowi orang Islam, lantas surveinya 20 persen percaya beliau ini Kristen. Ini bagaimana gitu. Ini satu situasi yang menyedihkan. Masa pemilu dipenuhi dengan fitnah, masalah. Kalau memang betul Islam, ya sebut Islam, bila Kristen ya sebut Kristen, kan nggak terdapat masalah," ucapnya.
Safari politik timses Jokowi di Aceh akan dilangsungkan dua hari ke depan. Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto menyinggung safari politik di Acah sudah dirindukan masyarakat. Bahkan, kata Hasto, terdapat yang menyuruh untuk menyaksikan lahan Prabowo di wilayah tersebut.
"Ternyata di Aceh kelak mendapat respons yang paling positif. Bahkan terdapat yang menggagas untuk datang ke 120 ribu hektare lahan Pak Prabowo. Tapi kami tidak datang ke sana, kami lumayan mendengarkan semua aspirasi masyarakat Aceh terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin," ujar Hasto.
Sementara itu, cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin menuliskan safari politik di Aceh adalahsalah satu usulannya. Ma'ruf hendak warga Aceh pun menyerap programnya berhubungan pemerataan pembangunan di RI.
"Saya mendorong Hasto dan teman-teman untuk mengerjakan safari politik ke Aceh. Memang pembangunan yang sudah dilaksanakan ini memang dari daerah-daerah, tidak hanya di Ibu Kota atau di Jawa, tapi pun di Papua, bahkan di Aceh. Jadi pemerataan dan kita hendak di Aceh tersebut juga menjadi wilayah yang maju. Apalagi potensi di Aceh itu lumayan besar, lumayan banyak, ya. Apalagi Pak Jokowi ini pernah kerja di Aceh juga," kata Ma'ruf.
No comments:
Post a Comment