Nyepi di Bali - Seorang lelaki asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) diselamatkan pecalang desa adat Tuban, Badung, Bali. Pria itu diselamatkan karena berkeliaran ketika Nyepi.

Pria mempunyai nama Rusli (30) tersebut akhirnya diangkut ke posko pecalang Desa Adat Tuban. Saat ditanya pecalang, Rusli menyatakan baru dua bulan bermukim di Bali.
"Dia baru di sini, inginkan berangkat kerja katanya, dia kerja jadi gardener, tukang kebun. Mungkin nggak dikasih tahu lokasinya kerja bila Nyepi libur," kata Koordinator pecalang Desa Adat Tuban, Nyoman Sudiasa di Posko Pecalang, Tuban, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (7/3/2019).
Meski berkeliaran di jalan, Rusli tidak disanksi adat. Para pecalang memaklumi kebodohan Rusli sebab baru bermukim di Bali.
"Nggak (disanksi adat), hanya pembinaan aja. Tadi kami suruh bersihkan WC, bila sanksi adat nanti berat. Dia pun nggak tahu, masih baru soalnya, " tuturnya.
Selain penduduk yang berkeliaran, pecalang pun mendapatkan laporan penduduk yang jatuh terpeleset sampai sulit bangun. Setelah menengok Masodah (30), akhirnya ditetapkan untuk memanggil tukang urut terdekat.
Seorang tukang urut kemudian dijemput oleh dua orang pecalang dan diantar ke kontrakan Masodah. Setelah berlalu mengurut, tukang urut tersebut kembali diantar ke rumahnya.
No comments:
Post a Comment